5 Tips Snorkeling di Bali untuk Pemula

5 Tips Snorkeling di Bali untuk Pemula

photo www.balistarisland.com

Salah satu pesona keindahan Bali yang sayang untuk dilewatkan adalah wisata air dengan snorkeling atau scuba diving. Sayangnya Jika kamu ingin scuba diving kamu harus memiliki lisensi terlebih dahulu. Tapi Kamu jangan kecewa dulu karena kamu masih tetap bisa snorkling sepuasnya.

Namun sebelum kamu snorkeling ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu Apa saja yang perlu diperhatikan saat kamu berada di dalam air. Beberapa wisatawan pernah diserang oleh ikan gara-gara tidak membawa makanan.

Sebabnya karena ikan-ikan tersebut sudah terbiasa diberi makan oleh wisatawan lain. Jadi ketika ada wisatawan yang tidak membawa makanan ikan-ikan itu menyerang berharap mereka bisa mendapatkan remah remah roti. Agar kejadian itu tidak terulang berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan snorkeling di Bali.

  1. Jangan pernah mengotori laut

Jangan pernah membawa benda apapun yang bukan berasal dari lautan termasuk memberi makan ikan. Pasalnya ikan-ikan tersebut nantinya akan menjadi kebiasaan sehingga mereka akan malas mencari makan sendiri.

Kebiasaan wisatawan memberi makan ikan dengan roti terus berubah ekosistem yang ada. Untuk itu diharapkan kamu yang sudah pernah membaca artikel ini jangan sampai membawa remah remah roti dengan maksud untuk memberi makan ikan di lautan.

Selain itu hal yang tak kalah pentingnya lagi adalah jangan pernah mengambil apapun dari laut entah itu benda yang sudah mati ataupun benda yang masih hidup.

Laut yang kotor dan tercemar merupakan kabar buruk bagi satwa laut. Beberapa ikan bahkan ditemukan dalam kondisi mati dengan perut yang penuh dengan sampah sampah plastik. Kondisi demikian justru akan semakin memperparah ekosistem yang ada di lautan. Bayangkan Jika ikan tersebut dimakan oleh burung. Walhasil burungnya tersebut pun bisa jadi mati karena sama-sama menelan sampah plastik yang tidak bisa terurai dengan mudah di lautan.

Yang tak kalah penting juga adalah menyiapkan e-tiket pesawat saat berangkat ke Bali. Pastikan dokumen yang dibawa sudah lengkap.

  1. Jangan pernah menginjak terumbu karang

Saat melakukan snorkeling atau diving kamu diwajibkan untuk menjaga jarak dengan terumbu karang. Pasalnya setiap kamu bersentuhan dengan terumbu karang atau sampai menginjak terumbu karang, kemungkinan besar Karang tersebut bisa rusak atau bahkan paling parah mati dan tidak akan tumbuh lagi.

Karang-karang tersebut untuk waktu yang cukup lama untuk tumbuh. Dalam satu tahun karang-karang tersebut sekitar dua hingga tiga sentimeter. Mengingat betapa lamanya mereka Turbo Maka jangan pernah merusak terumbu karang yang menjadi salah satu habitat ikan di laut.

Terumbu karang adalah permata dan perhiasan bagi lautan. Jangan pernah lakukan vandalisme terhadap terumbu karang dengan mencorat-coret berikan tanda apapun. Kerusakan terumbu karang berarti kerusakan ekosistem di laut. Jika satu terumbu karang rusak, ibaratnya sebuah rumah bagi ikan juga rusak.

  1. Pastikan menggunakan pelampung

Meskipun kamu bisa berenang sebaiknya kamu menggunakan jaket pelampung. Dengan menggunakan jaket pelampung kamu tidak perlu banyak memerlukan energi untuk berenang kesana dan kemari.

Saat tidak dibutuhkan jangan pernah meninggalkan pelampung dalam kondisi terapung, kamu bisa menitipkannya terlebih dahulu kepada teman kamu yang paling dekat atau menaruhnya kembali ke dalam perahu.

Jika kamu ingin melakukan freediving pastikan kamu memiliki pengalaman dan juga kemampuan. Jangan pernah snorkeling atau freediving sendirian. Selama berada di laut kamu harus ditemani minimal oleh 1 orang atau berpasangan.

Jika ke Bali secara rombongan misalnya bersama keluarga. Bawa e-tiket pesawat dalam satu kantong sehingga bisa disimpan bersamaan terutama milik anak-anak agar tidak hilang.

  1. Pelajari dasar-dasar berenang

Jika kamu belum bisa berenang tapi ingin tetap mencoba snorkeling, sebaiknya kamu melakukan latihan terlebih dahulu di kolam renang dengan dasar-dasar bergerak di dalam air baik dalam kondisi terlentang maupun dalam kondisi telungkup.

Gunakan pelampung untuk keselamatan. Jangan pernah berbohong bahwa kamu sudah Mahir berenang. Jujur saja pada pemandu wisata bahwa kamu memang belum terlalu mahir berenang sehingga kamu bisa didampingi oleh teman atau pemandu lain yang juga sudah Mahir berenang.

Belajar juga pernapasan dasar. Akan lebih baik jika benar-benar menyiapkan diri untuk bisa berenang saat sudah berada di Bali. Kemampuan berenang akan sangat menunjang kenyamanan dan juga kepuasan ketika snorkeling di pantai di Bali.

  1. Gunakan perlengkapan snorkeling yang nyaman

Perlengkapan snorkeling bukan hanya google dan fin atau sepatu katak saja. Tapi kamu juga harus bisa menyiapkan pakaian khusus berenang.

Jangan pernah menggunakan celana berbahan jeans atau Denim. Karena jika terkena air dan basah celana Jeans atau berbahan Denim akan sangat berat dan menyulitkan gerak kamu saat snorkeling.

Biar lebih mudah, cari saja promo kamar hotel di Bali yang menyediakan faslitas kolam renang. Kamu bisa sekaligus belajar berenang terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kamu bisa bergerak saat berada di air meskipun tetap menggunakan pelampung. Jika sudah memiliki hotel pilihan, baiknya simpan e tiket pesawat di kamar hotel dan tidak perlu dibawa saat snorkeling.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *